Type Here to Get Search Results !

Berapa standar gaji kerja di BUMN ? Berikut penjelasannya

Berapa standar gaji kerja di BUMN ? Berikut penjelasannya

Bekerja di perusahaan pelat merah atau BUMN memiliki daya tarik tersendiri bagi pencari kerja. Faktornya mulai dari reputasi perusahaan yang baik hingga gajinya yang disebut terbilang besar.

Beberapa BUMN menjadi pemimpin di industrinya, seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang menjadi pemimpin di sektor telekomunikasi.

Kemudian ada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), salah satu dari empat bank besar di negara ini. Lalu ada PT Pertamina (Persero) dengan wilayah kerja dari Sabang hingga Merauke, serta luar negeri yang memiliki daya tarik tersendiri untuk bekerja di perusahaan ini.

Ternyata, perusahaan-perusahaan ini juga memberikan gaji yang besar untuk para karyawannya. Namun perlu dicatat bahwa besaran gaji yang diberikan ini juga bergantung pada jabatan masing-masing pekerjanya.
 

Standar gaji kerja di BUMN


Lalu berapa besaran gaji dari masing-masing perusahaan ini ?

Mengutip dari beberapa situs pencari kerja dan gaji hingga periode 31 Agustus 2021 lalu, berikut kisaran gaji yang diberikan dari beberapa perusahaan BUMN

1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Telkom memberikan gaji untuk posisi product manager mencapai Rp 88 juta-Rp 94 juta per bulan. Sedangkan untuk strategic investment manager sebesar Rp 58 juta-Rp 62 juta per bulan.

Sedangkan untuk level senior manager gaji yang diberikan kisaran Rp 39 juta hingga 43 juta per bulan.

Untuk level staf, gaji per bulannya yang diterima sebesar Rp 8 juta. Sedangkan untuk karyawan baru dan masuk melalui jalur management trainee (MT) akan menerima gaji kisaran Rp 7 juta hingga Rp 8 juta.

2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Selanjutnya karyawan Bank Mandiri dalam periode yang sama untuk level area branch manager menerima gaji sebesar Rp 68 juta-Rp 74 juta per bulan. Sedangkan untuk level manager akan menerima sebesar Rp 27 juta-Rp 30 juta per bulannya.

Untuk jabatan internal auditor akan menerima kisaran Rp 10 juta-Rp 11 juta per bulan, sedangkan untuk level staf digaji Rp 10 juta per bulannya.

Bagi karyawan baru dengan jalur management trainee (MT) atau officer development program (ODP) digaji Rp 6 juta per bulan.

Sedangkan posisi frontliner di bank ini diberi bayaran Rp 3 juta-Rp 4 juta per bulan. Sedangkan security sebesar Rp 3 juta per bulan.

3. PT Pertamina (Persero)

Sementara di Pertamina, perusahaan dengan beragam posisi di dalamnya, mulai dari engineer hingga staf memiliki kisaran gaji yang berbeda.

Sebagai contoh untuk posisi site engineer digaji Rp 30 juta-Rp 33 juta sedangkan untuk level engineer saja bergaji Rp 19 juta-Rp 21 juta per bulan.

Untuk level analis per bulannya menerima Rp 10 juta-Rp 37 juta dan untuk IT specialist sebesar Rp 19 juta-Rp 21 juta.

Untuk posisi manager digaji Rp 15 juta-Rp 16 juta per bulannya dan untuk posisi staf sebesar Rp 5 juta-Rp 6 juta.

Sementara itu, gaji petugas SPBU disebut berada pada kisaran Rp 1,9 juta sampai Rp 5,1 juta per bulan.

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Dari BRI, Gaji yang ditawarkan untuk posisi staf berada pada kisaran Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per bulan. Sedangkan posisi manajer mendapatkan gaji sekitar Rp 22 juta hingga Rp 32 juta per bulan.


5. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI

Selain BRI, ada juga perusahaan perkeretaapian nasional yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Untuk posisi staf, PT KAI memberikan gaji sekitar Rp 3 juta hingga Rp 6 juta per bulan.

Sedangkan gaji pada angka Rp 17 juta hingga Rp 28 juta per bulan akan didapatkan oleh karyawan pada posisi manajemen.


6. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

Sementara dari Tawaran dari BTN juga gak kalah menggiurkan dibanding tawaran Bank Mandiri dan bank BRI. Mengutip dari Detik.com, BTN berani memberi gaji berkisar Rp 6 juta hingga Rp8 juta per bulan bagi yang mengambil program Officer Development Program (ODP).

Program ini cuma dikhususkan buat yang berstatus fresh graduate dan harus siap untuk ditempatkan di semua cabang BTN nantinya.

Gaji paling tinggi sudah jelas diterima direksinya yang angkanya mencapai Rp 187 juta per bulan. Sementara itu, untuk mereka yang menduduki posisi sekelas manager, akan menerima gaji sekitar Rp10 jutaan hingga Rp28 jutaan.

Di luar gaji pokok, karyawan juga mendapatkan berbagai tunjangan, seperti tunjangan insentif kinerja, tunjangan istri, tunjangan anak, tunjangan perumahan, tunjangan kematian, tunjangan daerah dan lain-lain.

Sementara itu berdasarkan survei Kelly Services, berikut rata rata gaji seorang pegawai di perusahaan milik negara (BUMN) berdasarkan sektor usahanya.

1. Kesehatan
Rumah sakit dan perawatan kesehatan gaji terendah perawat ada di kisaran Rp 4 juta hingga Rp 7 juta per bulan dan tertingginya sampai Rp 110 juta hingga Rp 180 juta yaitu pada direktur marketing sales.

2. Alat Kesehatan (Alkes)
Gaji terendah dari purcashing executive berkisar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan dan gaji tertinggi dimiliki oleh kepala bagian keuangan yaitu jatuh kisaran Rp 110 juta hingga Rp 150 juta per bulan.

3. Perdagangan
Gaji terendah yang diterima sales executive jatuh pada kisaran Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan dan gaji tertinggi HR & GA manager berkisar Rp 25 juta hingga Rp 35 juta per bulan.

4. Logistik dan Gudang
Gaji terendah yang diterima oleh Quote Desk Frontline Executive jatuh pada kisaran Rp 3,7 juta hingga Rp 4 juta per bulan dan gaji tertinggi Country Manager berkisar Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per bulan.

5. Barang Konsumsi
Gaji terendah yang didapatkan oleh Marketing Executive berkisar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per bulan dan gaji tertinggi Marketing Director dapat sampai Rp 200 juta hingga Rp 400 juta per bulan.

6. Pelayanan Pendidikan

Gaji terendah dari seorang Receptionist berkisar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan dan gaji tertinggi dari Business Development and Communication Advisor sekitar Rp 135 juta hingga Rp 150 juta per bulan.

7. Asuransi
Gaji terendah dari Recepcionist berkisar Rp 3,7 juta hingga Rp 4,5 juta per bulan dan gaji tertinggi dari Chief Information Security Officer berkisar Rp 60 juta hingga Rp 80 juta per bulan.

8. Informasi Teknologi (IT)
Gaji terendah dari Data Analyst berkisar Rp 4 juta hingga Rp 4,5 juta per bulan dan gaji tertinggi Business Development Director sekitar Rp 130 juta hingga Rp 150 juta per bulan.

9. Manufaktur
Gaji terendah dari Finance Executive berkisar Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per bulan dan gaji tertinggi dari Manufacturing Director berkisar Rp 85 juta hingga Rp 150 juta per bulan.

10. Pertambangan
Dari bidang pertambangan non-minyak dan gas (migas), gaji terendah dari Sales Manager, Heavy Equipment berkisar Rp 15 juta hingga Rp 35 juta per bulan dan gaji tertinggi dari seorang yang menjabat di Chief Operating Officer berkisar Rp 150 juta hingga Rp 300 juta per bulan.

Sedangkan dari bidang pertambangan migas, gaji terendah dari HSE Manager berkisar Rp 27 juta hingga Rp 36 juta per bulan dan gaji tertinggi dari Chief Executive Officer jatuh dikisaran Rp 160 juta hingga Rp 250 juta per bulan.

11. Farmasi
Gaji terendah dari Payroll Admin Executive berkisar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan dan gaji tertinggi dari Managing Director sekitar Rp 150 juta hingga Rp 300 juta per bulan.

12. Konstruksi
Gaji terendah dari seorang Sales Support Administration berkisar Rp 5 juta hingga Rp 5,5 juta perbulan, sedangkan gaji tertinggi Chief Executive Officer sekitar Rp 250 juta hingga Rp 400 juta per bulan.

13. Petro Kimia
Gaji terendah dari Administration Executive berkisar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta perbulan, sementara untuk gaji tertinggi ada di posisi Engineering Director sekitar Rp 150 juta hingga Rp 200 juta.

14. Pembangkit Listrik
Gaji terendah ada di posisi Plant Supervisor yang berkisar Rp 6 juta hingga Rp 10 juta perbulan, sedangkan gaji tertinggi yakni posisi Human Resources General Manager sekitar Rp 100 juta hingga Rp 125 juta per bulan.

15. Ritel

Gaji terendah dari posisi HR Executive sekitar Rp 6 juta hingga Rp 8 juta per bulan, sementara gaji berada di posisi Operations Director berkisar Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per bulan.