Type Here to Get Search Results !

5 Hal Terlarang dalam Wawancara Kerja

5 Hal Terlarang dalam Wawancara Kerja

Dalam wawancara kerja, kita ingin memberi impresi baik. Karena itu, ada 5 hal yang sebaiknya tak diucapkan.

5 Hal Terlarang dalam Wawancara Kerja

Gugup

Wajar saja dalam wawancara kerja. Namun saat mengaku gugup, timbul kesan kurang percaya diri. Tak ada perusahaan yang ingin mempekerjakan orang tak percaya diri.

Jadi, kejujuran bukan segalanya dalam hal ini. Amy Hoover, presiden TalentZoo, seperti dilansir Business Insider bilang, cukup simpan dalam hati.

Uang, gaji, kompensasi

Begitu juga dengan keuntungan atau fasilitas perusahaan. Hal-hal ini sebaiknya tak Anda singgung di proses wawancara. Apalagi baru tahap pertama.

Pembicara bisnis ternama Michael Kerr bilang, kesannya kita hanya ingin bekerja di perusahaan itu karena faktor uang semata. Perusahaan akan lebih menghargai calon karyawan yang punya misi dan nilai sama.

Jargon

Jargon biasanya tercantum dalam surat riwayat pekerjaan. Misal, berdedikasi, memiliki motivasi tinggi, mampu bekerja dalam tim, dan lain sebagainya. Kata-kata itu akan lebih berharga dalam praktik, bukan tulisan.

Berkata Negatif

Sedapat mungkin hindari kata-kata negatif. Terutama saat membicarakan posisi saat ini, atau perusahaan tempat bekerja sebelumnya.

Bahkan jika pewawancara seolah memancing. Jangan. Bisa saja itu tes untuk melihat apakah Anda termasuk pribadi yang suka meremehkan orang atau hal tertentu.

Kelemahan dan kesalahan

Kelemahan kita juga merupakan topik yang sebaiknya dihindari dalam wawancara kerja. Kecuali pewawancara yang bertanya. Tak perlu pula menyinggung kesalahan di masa lalu. Kecuali dari cerita kita memperlihatkan perbaikan signifikan.

iklan